Berikut ini adalah profil Komunitas Mata Baca Al-Furqon. Profil ini masih akan diperbaharui kembali.

Apa itu Komunitas Mata Baca Al-Furqon?

Komunitas Mata Baca Al-furqon adalah suatu komunitas masyarakat di sekitar serta jama’ah Musholla Al-Furqon, desa Kembaran, kecamatan Kebumen, kabuaten Kebumen, propinsi Jawa Tengah, Indonesia.

Komunitas ini berawal dari obrolan hampir setiap malam menjelang tahun baru 2007, dan berpuncak menjalang Tahun Baru Islam 1428 H.

Apa Latarbelakang Komunitas Matabaca Al-Furqon?

Lahirnya komunitas Matabaca Al-furqon adalah sebagai berikut:

  1. Sejak pengasuh Musholla, Bpk K. Dushanis Dalwanuddin, BA wafat tanggal 12 Januari 2000, Mushollah Al-Furqon kehilangan tokoh panutan sementara sampai saat ini belum ada yang menggantikan. Musholla Al-Furqon sejak saat itu dikelola oleh Ta’mir Musholla, tetapi kegiatan-kegiatan Musholla Al-Furqon belum maksimal.
  2. Problem masyarakat Kembaran, khususnya di lingkungan Musholla Al Furqon, semakin komplek akibat pengaruh globalisasi. Dari banyak dampak positifnya, ternyata dampak negatifnya begitu banyak walau tidak semua warga merasakannya. Misalnya, 1) mulai munculnya sikap individualis diantara warga, khususnya remaja. Sikap individualis ini berdampak lebih lanjut semakin rendahnya solidaritas sesama warga desa, 2) (semakin) munculnya kenakalan di kalangan remaja, 3) pertahanan remaja yang makin lemah, misalnya, terwujud dalam beberapa kasus hamil di luar nikah, 4) dan sebagianya.
  3. Musholla Al-Furqon, dulu sewaktu masih diasuh oleh almarhum Bpk K. Dushanis Dalwanuddin, menjadi tempat mengaji begitu banyak warga masyarakat desa tersebut, juga desa sekitarnya. Tercatat lebih dari 150 santri mengaji di Musholla itu sehabis salat Maghrib dan salat isya. Dirasakan bahwa dengan kegiatan-kegiatan itu menjadi benteng pertahanan masyarakat dari dampak-dampak negatif perubahan masyarakat akibat globalisasi, sekaligus sebagai media untuk memupuk solidaritas warga masyarakat.

Berangkat dari semua itu, sebagian pemuda dan remaja di lingkungan Musholla Al-Furqon berinisiatif untuk menghidupkan kembali tradisi yang telah dilakukan oleh almarhum Bpk. K. Dushanis Dalwanuddin. Tradisi-tradisi tersebut adalah menghidupkan kegitan-kegiatan keagamaan di Musholla itu.

Namun, lebih dari sekedar kegaitan keagamaan, mereka akan memfungsikan Musholla sebagai pusat pembelajaran masyarakat. Tidak hanya pembelajaran mengenai agama Islam, tetapi juga hal-hal lainnya yang bermanfaat bagi kemajuan dan keberdayaan masyarakat, khususnya di kalangan pemuda dan remaja.

Dengan latarbelakang itulah, Komunitas Mata Baca Al-Furqon dibentuk.

Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan dibentuknya Komunitas Mata Baca Al-Furqon adalah sebagai berikut:

  1. Menghidupkan kembali tradisi keagamaan di Musholla al-Furqon
  2. Menjadikan Musholla Al-Furqon sebagai tempat pembelajaran masyarakat.
  3. Memumup solidaritas di kalangan warga masyaarkat desa
  4. Sebagai media untuk mendorong dan memupuk potensi warga masyarakat desa
  5. ………………

Kegiatan

  1. Kajian keagamaan dan sosial
  2. Peringatan hari besar Islam
  3. Outbond
  4. Pengembangan seni dan satra
  5. Pengembangn teknologi informasi
  6. Dll.

Pengelola

Komunitas Matabaca Alfurqon dikelola oleh pemuda dan remaja Musholla Al-Furqon, sebagai berikut:

Penasehat:

  1. Ta’mir Musholla
  2. Ibu Ny. Machfiah Dalwauddin
  3. Bpk. Hardoyo Waluyo
  4. Bpk. Mas’uddin
  5. Bpk Zulman Abadi
  6. Bpk. Akhmad Murtajib

Koordinator:

Humam Rimba Palangka

Bendahara:

Anggota:

  1. Khanifuddin
  2. Yaya Septia Khuria Sa’adah
  3. Yanu Amirotun
  4. Dekan Aulia Arfan
  5. Manto
  6. Umi ‘Afifah
  7. Defrat Auliya
  8. ….
  9. ….
  10. ….
  11. ….

Alamat Surat

Musholla Al-Furqon, RT 01/RW 01, Desa Kembaran, Kec. Kebumen, Kab. Kebumen, Jawa Tengah, Indonesia. Kode Pos 54315.

Email: alfurqononline@gmail.com



%d bloggers like this: