Ta’mir Mushola Al-Furqon Gelar Peringatan Maulud Nabi Muhammad Saw

Hampir kurang lebih sepuluh tahun tidak mengadakan kegiatan Mauludan, pengurus Ta’mir Mushola Al-Furqon Desa Kembaran kembali mengadakan perayaan Maulud Nabi Muhammad Saw Sabtu (25/02). Meskipun sudah memasuki bulan Ba’da Mulu –kalender jawa- tidak menyurutkan semangat Ta’mir Mushola Al-Furqon beserta warga RT01/01 Desa Kembaran bahu membahu bergotong royong melaksanakan kegiatan tersebut.

Menurut ketua Ta’mir Mushola Al-Furqon Bapak Hardiyono kegiatan mauludan ini bukan sekedar merayakan peringatan Mauludan, juga bertujuan untuk memakmurkan Mushola Al-Furqon yang sudah lama tidak mengadakan kegiatan pengajian seperti mauludan. Dia juga menambahkan jika kedepan akan menjadi agenda rutinan kegiatan di Mushola Al-Furqon. Selain itu kegiatan seperti ini merupakan cara untuk menjaga rasa kebersamaan dan juga kegotong royongan bagi warga RT01 Desa Kembaran.

Peringatan Maulud Nabi Muhammad ini tidak hanya dihadiri oleh warga Desa Kembaran saja, tetapi dari warga dari dusun Panggel, Kuwarisan dan ada yang datang dari Desa Bandungsruni. Mereka sengaja menghadiri kegiatan ini untuk mendengarkan langsung ceramah dari KH. Nasiruddin Al-Mansur. Seorang Da’i yang dikenal dengan gaya penyampaiannya yang santun dan berwibawa serta pandai menyenandungkan alunan shalawat.

Jamaah pengajian yang memenuhi area Mushola Al-Furqon benar-benar diajak larut oleh isi ceramah KH. Nasiruddin yang memang piawai dalam berpidato.

Dalam ceramahnya KH. Nasiruddin menyampaikan bahwa perayaan Maulud Nabi Muhammad ini merupakan bentuk atau cara kita sebagai umat islam mencintai Nabi kita. Cinta kepada Nabi Muhammad tidak sekedar dengan ucapan, namun juga harus diterapkan dalam kehidupan kita berkeluarga, bermasyarakat dan berbangsa bernegara.

Didalam kehidupan berkeluarga cara kita mencintai Nabi Muhammad Saw adalah dengan cara menghormati orang tua kita, baik itu bapak ibu kita sendiri ataupun juga menghormati bapak ibu mertua kita. Selain  itu kita juga harus memperhatikan terhadap pendidikan anak-anak kita. Ucap beliau saat berada diatas panggung. Penyelesaian dengan cara bermusyawarah juga bagian dari ajaran Nabi Muhammad Saw dalam berdakwah kepada umatnya. Permasalahan yang diselesaikan dengan jalan kekerasan bukanlah ajaran Islam. Karena Islam adalah agama Rohmatan lil alamin.

Didalam peringatan Maulud tersebut juga di tampilkan Group Shalawat Muslimat Desa Kembaran serta kreatifitas gerak dan lagu dari para santriwati Mushola Al-Furqon. (Rimba)

1 Response to “Ta’mir Mushola Al-Furqon Gelar Peringatan Maulud Nabi Muhammad Saw”


  1. 1 yaya vs khuria saja February 28, 2012 at 5:14 pm

    menghidupkan kembali mushola tercinta yang sekian lama kurang terurus…semangattt!!!!!!!!!!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: