Sekilas Hati 300107

Meski ceritanya singkat namun padat dengan wacana-wacana bijka yang patut kita petik. Izinkan diri kita untuk berguru pada penulis yang masih duduk di SMU dan guru ngaji itu.Oleh : Yaya Septia Khuria Saádah

Matahari pagi menilik tidurku yang masih terlelap, karena ku semalam menangis bahagia. Sebab, aku tlah berhasil mengulurkan senar cintaku yang teramatlah panjang hingga ke angkasa menyelinap disela-sela kesunyian malam gelap tiada bintang-bintang. Aku tlah menutup lembaran deni lembaran perjalananku selama itu. Yach, aku kan memulai kanvas yang baru, kan kulukis sandiwara-sandiwara cinta yang berikutnya, kan kubiarkan sandiwara yang itu terbang bersama waktu, maksudku terbang bersama angin pagi. Tiada lagi kata rindu, tiada lagi kata kangen, tiada lagi lamunan yang membawaku ke vila hatinya, tapi tak ingin ada kesedihan di pundakku. Namun, kan harap ada sepetik senyuman di tiap sudut bibirku.

Bercak-bercak di hatiku timbul dengan sendirinya seiring kepergian sosoknya. Berasa pedih……..sakit…….nyut-nyut hati ini karena bercak itu. Kenapa itu membuatku begitu?. Apakah masih ada secuil ketidakikhlasan hatiku akan jauhnya jejak bayangannya yang semakin jauh?. Bukan! Bukan! Aku tiada menginginkan secuil ketidakikhlasan atas dirinya yang jauh, enyahlah bayangmu dari hatiku!!!, ku tak ingin ada pertikaian, pertentangan diantara aku……dan hatiku.

Hah, kau jelek sekali, amat sangat, tepi mengapa aku terpelanting dihadapanmu?. Dasar!!!!!!!.

 

3 Responses to “Sekilas Hati 300107”


  1. 1 f1tr1e August 5, 2007 at 2:52 am

    assalamu’alaikum
    slm knal drq…
    ehm…luar bisa!!!mski bnr3 sgkt, tp…
    ya…bnr,byk pelajaran yg bs qt ambil dr shortstory ni.
    klo u mau trus b’latih q ykin…
    suatu saat u bkl bsa jd penulis handal!!!
    pastinya….penulis islami y???
    tuk AL-FURQON ONLINE …trus b’karya y… n’ mga sllu kompak dan smkin jaya.

  2. 2 m sobirin August 6, 2007 at 2:09 pm

    Assalamu’alaikum Wr Wb

    Alhamdulillah, saya menemukan blog ini. bagus banget, salut. Saya kebetulan orang kebumen yang berada di Yogya. saya dari mangunranan, mirit. Wah, semoga bisa jadi sarana untuk berkomunikasi, kalau bisa dikembangkan lebih luas lagi (menyeluruh se kabupaten) jangan hanya kembaran doang.

    trims

    Wassalam

  3. 3 kiaidelan August 8, 2007 at 5:07 am

    terima kasih atas masukannya. hal yang masih menyulitkan resources kami dalam mempersiapkan temen-temen di komunitas menjadi responden. basicly bagus juga usulannya. awal situs ini dibuat untuk mengangkat khasanah lokal di kebumen. tentang pesantren dan desa. sebagai sorot awal kita menyorot dinamika di Kembaran. kalau ingin tahu lebih banyak ttg kebumen silakan klik blog “wong bumen”


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: