Dekadensi

Meski belum melahirkan sastrawan dari kantung pesantren sekaliber WS Rendra. Tapi boleh juga kita mengakui kalau santri-santri pesantren alternatif Al Furqon juga punya potensi besar untuk menjadi sastrawan. buktinya silakan menyimak halaman demi halaman.

By Kanindita

Dunia tlah mengerti

Bahwa dia adalah kekasihmu

Jadi

Tak perlulah kau tunjukkan pelukanmu di tempat umum

Tak cukupkah ungkapan kasih menurut moralmu

Jujurkan hatimu!!

Jika

Adikmu mencium kekasihnya di hadapan orang tuamu

Bisakah nuranimu membenarkan

Maka demikian juga kekasihmu

Meski kalian sama-sama mau

Berfikirlah wahai engkau

Jika

kekasih yang selalu memenuhi relung hati

Ternyata

bukan yang terbaik

Sementara, tangan, leher, mulut, payudara dan…

Engkau telah menjamahnya

Maka goreskan dalam benakmu

Sebenarnya apa yang engkau cari????

 

0 Responses to “Dekadensi”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: