Bila Anak Bermain di Musholla

Ketika tanah tergusur pendirian rumah,

Ketika lapangan beralih fungsi lain,

Ketika jalan-jalan ramai kebutan kendaraan,

Ketika rumah banyak kesibukan dan kecuekan,

Maka,

Musholla adalah tempat yang luas,

ruang yang lebar,
tempat yang indah,

situasi yang nyaman,

menyenangkan,

untuk bermain anak-anak.

Biarkan mereka bermin disana

Biarkan mereka besar disana
Biarkah mereka dewasa disana

Agar kelak besar dewasa

Mereka menjadi tahu

Bahwa berteman itu lebih baik dari sendirian

Bahwa bertetangga lebih baik dari sendirian

Dan yang penting,

Bahwa agama itu, menyenangkan!

1 Response to “Bila Anak Bermain di Musholla”


  1. 1 indria March 18, 2007 at 9:10 am

    Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.
    Semoga Allah senantiasa menjaga hati dan lisan kita tuk selalu ber munajat kepadanya.

    Kondisi riil tentang keadaan di lapangan terutama di kota besar memang sebagaian besar demikian. Hal ini terjadi minimnya lapangan luas untuk sarana bermain. Kepadatan yang semakin menumpuk. Menjadikan musholla sebagai tempat untuk bermain yang nyaman bagi anak-anak, bahkan orang dewasa sebagai ajang nongkrong atau ngobrol.

    Akan tetapi bukan berarti anak boleh bermain begitu saja, anak seharusnya juga diberikan pengertian bahwa musholla atau masjid adalah tempat ibadah yang harus dijaga kebersihannya.

    Selain anak paham akan kegunaan musholla juga meningkatkan rasa kepedulian dengan lingkungan sekitarnya.

    Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: